Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2016

My Bolang Team

Wohooo postingan pertama di tahun 2016, how was your holiday Buddies? Haha kalau aku jangan ditanya yah soalnya dari tanggal 30 Desember 2015 sampe 2 Januari 2016 lembur terus, tugas negara di akhir tahun jadi ya gak sempet buat liburan. Okay sebelum-sebelumnya kan kalian tahunya my travel buddy itu kalo gak sama adekku ya sama Arul, nah selain mereka ada lagi lho kalo yang ini travel buddies soalnya jamaahnya banyak haha. Kita menyebutnya "Bolang", terinspirasi dari acara anak-anak yang ada di Trans7, kita adalah sekumpulan orang-orang yang doyan traveling. Dipertemukan oleh nasib dan dipersatukan oleh takdir saat kami sama-sama mengabdi di salah satu provider telekomusikasi di Indonesia.

Biar hits kayak netizen-netizen yang lain di penghujung tahun 2015 membuat #2015bestnine, aku juga sih, dan Bolang menduduki best moment keempat dalam #2015bestnine-ku. Karena seringnya kalau mau curhat tentang keresahan kerjaan atau asmara (halah) sama mereka sih, ya walaupun sekarang udah mencar-mencar tapi tetep keeping in touch with 'em. Baiklah tak perlu berpanjang kata, lemme introduce them all:

1. Rika Nofiani: kalau ini sih pasti udah pada kenal lah ya, kan yang empunya ini blog haha, ini anggota yang menurut aku paling amatir diantara yang lain sih, kebanyakan ngebolang cuma ngikut temen-temennya doank biar dikira hits trus nyampe tempatnya malah sibuk selfi, ah pokoknya mah merepotkanlah gak beda jauh sama hama kekinian jaman sekarang.

2. Ganies: punya panggilan kesayangan Bibik, pasti pada tahu kan ya film The Return of Condor Heroes atau Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali, tahu kan? ah kalian pasti tahu itu kan hits banget jaman dulu. Karena orangnya pembawaannya kalem dan menenangkan mirip Bibik Siauw Lionglie makanya dipanggil Bibik. Anggota Bolang yang satu ini sekarang jadi penduduk Semarang.

3. Adding: kalau yang ini ng...dilihat secara fisik sih yang paling gagah ya diantara yang lain, dulu aku pernah sama dia kondangan ke Purwodadi. Kita motoran PP Jogja-Purwodadi, aku dibonceng dia dengan kondisi jalan yang memang sangat memprihatinkan itu sampe-sampe berasa terbang kalo gak pegangan, pas mau sholat maghrib di Sangiran aja aku kesulitan mau turun dari motor saking pegel badannya.

4. Aniq: kami memanggilnya simbah, bagaimana ceritanya sampe bisa dipanggil simbah? Sedikit panjang sih ceritanya, makanya besok aja kalo penasaran kita ketemuan aku ceritain asal muasalnya. Terlibat dalam mbolang dadakan ke Solo beberapa waktu yang lalu orang ini cocok disebut Nekad Traveler, tanpa ada rencana tiba-tiba aja aku terjebak niatnya menggelandang di Solo huft.

5. Riris: lha ini sebelas duabelas lah sama mbah Aniq, dia ini nih pemrakarsa insiden ngglandang di Solo beberapa waktu yang lalu. Ini orang kebalikannya dari aku, kalau aku amatir dia ini yang paling expert kalau masalah jalan-jalan diantara yang lain. Kalau udah niat dia mah gunung didaki, lautan diseberangin, tapi ko gak mau nyeberangin laut Jawa ya biar bisa ketemu aku di Jogja.

6. Retno: kalau anggota Bolang yang ini stay nya di Jakarta, beberapa bulan yang lalu pas meeting Kominfo di Bogor aku sempet mampir ke kosnya dia. Trus diajak jalan-jalan eh motor-motoran keliling Jakarta, diajakin jajan, belanja oleh-oleh, jalan-jalan ke mall, haha aku malah berasa jadi adeknya yang lagi dimong sama kakanya.

7. Ribut: satu-satunya anggota Bolang yang sudah melepas masa lajang, diam-diam ternyata diantara yang lain dia yang sudah memikirkan how to settling down, haha aku juga pengen sih But tapi...ah ya sudahlah pokoknya ikut seneng dan kalo pas ada waktu aku diajak nongkrong lagi ya, ngopi-ngopi lagi ya, gossip cantik lagi ya.

8. Rionald: panggilannya Batak, salah satu anggota Bolang yang cowok, meski kelihatannya ini orangnya sombong, cuek, dan ngeselin, tapi ternyata orangnya baik banget lho, hati-hati deh buat cewek-cewek atau tante-tante pasti banyak yang jatuh hati. Pernah ya motorku mogok di Tugu Kasongan, ini orang dateng kayak Superman gitu dorong motorku dan pasti kakinya gempor banget itu, tapi untungnya dia gak ngeluh, kalo moment itu bisa direplay ntar aku puterin lagunya Charlie Puth yang One Call Away buat backsoundnya.

9. Parjo: ini anggota Bolang yang cowok juga, sayangnya dia jarang kumpul sama anak-anak Bolang yang gaul, gak tau tuh dia sibuk ngapain, kayaknya sih ngitungin duit negara gak kelar-kelar makanya dia jarang ngumpul sama kita. Tapi secara teritory, teritory anggota Bolang yang stay di Jogja lho maksudku, dia emang yang paling jauh sih.

10. Fina: yang ini anggota Bolang yang paling syantik, punya adek yang gantengnya kayak artis Thailand Chantavit Dhanasevi. Orangnya suka makan segala makanan yang pedas, jadi jangan kaget ya kalau nginep di rumahnya trus kita masak-masak alias Pajamas Party alakadarnya, pasti dah masakannya pedessss banget, siap-siap deh bawa minum yang banyak

Nah itu tadi anggota Bolang yang masih tersisa, yang lainnya sebenarnya masih ada tapi udah lost contact, mungkin saking sibuknya kali ya.

Ki-ka: Fina, Aniq, aku, Batak, Adding

Minggu, 13 Desember 2015

My Bikepacking

Hello fellas, postingan kali ini menyambung dengan postingan beberapa waktu yang lalu ya (Transportation Along The Road). Soalnya banyak yang nanya nih kayak, "Rika beneran kalau jalan-jalan sukanya naik motor?", "Rika serius Jogja-Purwodadi naik motor?", "Rika motornya apa?", "Rika biasanya bensin habis berapa?". Haha iya kalau traveling mengunjungi tempat-tempat selama bisa dijangkau dengan motor aku selalu naik motor alias bikepacking. Banyak teman-teman di sekitarku yang sering touring mengendarai motor, jadi bikepacking bukan hal baru buat aku. Selain mudah dan murah kita jadi bisa blusukan ke tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau mobil atau transportasi publik.

Aktivitas bikepacking sangat seru dan asik, kita mengeksplorasi alam dan kearifan lokal ditemani sahabat karib, motor kita sendiri. Tempat-tempat yang indah dan masih perawan, masih belum banyak terjamah moda transportasi publik, jadi bikepacking merupakan solusi untuk menuju ke tempat tersebut. Selain itu menyenangkan kalau bikepacking adalah tidak terpaut pada jadwal, kita bisa menetukan kapan akan berangkat, kapan akan istirahat, dan kapan akan pulang. Walaupun sangat mudah dan sederhana dengan syarat punya motor, tapi jangan lupa lengkapi surat-suratnya yah seperti SIM C dan STNK. Tapi kalau gak punya motor bisa juga kok nebeng sama temen ntar kamu yang bagian beli bensin sebagai tanda terimakasih gitu.

Sebelum berangkat pastikan motor dalam keadaan prima, bisa diservis dulu ke bengkel, dicek olinya, cek bannya, cek rem, lampu, bensin, pokoknya harus make sure semuanya aman. Haha padahal aku tuh awam banget kalau masalah motor, jadi secara berkala pasti aku servis ke bengkel resmi untuk memastikan semuanya ok. Motorku adalah Yamaha Mio J keluaran tahun 2013, sudah 2 tahunan ini dia selalu menemani kemanapun aku pergi. Alasan kenapa aku memilih Mio J adalah, gak pernah rewel atau macet walau diajak keluar kota, bensinnya irit banget biasanya Jogja-Solo Baru cuma habis bensin 20 ribu rupiah, lewat jalan yang meliuk-liuk kayak ke Dlingo Bantul, Gunung Kidul atau ke Kulon Progo dia ayo aja.


Haha duh aku udah kayak SPG motor aja ya, tapi yang emang nyaman banget sih sama si Mio J ini walaupun penampilannya cewek banget tapi dia tangguh. Pesan buat kalian yang tertarik buat bikepacking jangan lupa make sure kendaraan aman, pelajari rute yang akan ditempuh, patuhi peraturan lalu lintas, hormati orang-orang yang ada di daerah tersebut, jangan ugal-ugalan, cintailah lingkungan dan cintailah motor yang selalu membawa kita ke tempat-tempat istimewa.

Salam

Jumat, 23 Oktober 2015

Moodbooster Pandawa Water World Solo Baru

Yeah di cuaca yang panas musim kemarau gini emang enaknya main air ya cebar-cebur biar badan adem. Mulai dari pantai, sungai, air terjun, sampai main di kolam renang gue bela-belain deh demi maen air ini haha. Eits tapi setelah nyampe sana kita harus mempersiapkan diri menerima kenyataan lho, namanya juga musim panas bisa jadi sungai atau air terjunnya lagi kering (pengalaman pribadi). Nah kalau ke pantai gak mungkin kering kan? Iya, tapi ya itu panasnya sungguh menggelora siap-siap buat yang gak kuat panas. Okay selanjutnya bisa kita ke kolam renang buat alternatifnya kan di sana pasti ada menejemen yang udah mengatur debit air (halah).

Ngomong-ngomong soal kolam renang, the most cool I ever went is Pandawa Water World Solo Baru, awesome banget dah pokoknya. Awalnya sih di hari Sabtu yang cerah, udah selesei kerjaan rumah tiba-tiba temen gue yang udah gue bahas sebelumnya, Kurniawan Bakhrul alias Arul itu ngajak ke Pandawa Water World Solo Baru, padahal itu cuaca lagi panas-panasnya dan jujur gue males banget keluar rumah. Tapi entahlah kalau sama yang satu ini gue gak bisa mengelak, dia pinter banget ngomong dan daya persuasifnya cocok jadi marketing, sehingga tanpa disadari kita udah boncengan aja menempuh satu jam perjalanan nyampe deh di Pandawa Water World Solo Baru.

Seperti namanya ya Pandawa Water World Solo Baru, berarti tempat wisata air yang lokasinya di Solo Baru Kabupaten Sukoharjo. Konsepnya sendiri mengusung cerita pewayangan Mahabharata yang pasti kalian yang suka nonton film Mahabharata taulah ya siapa aja, ada Yudhistira, Bhima, Arjuna, Nakula dan Shadewa, patung mereka besar-besar menghiasi tempat tersebut. Ada banyak banget wahana yang bisa kita kunjungi jadi gak nyesel deh walaupun harus banyar 100k karena waktu itu kita dateng weekend, kalau weekday 80k. Mulai dari wahana air yang ada ombaknya, susur gua, blackhole atau seluncuran ada yang di tempat terang ada yang gelap, kolam kecil kayak jacuzzi, kolam air hangat,kolam untuk anak-anak, air mancur, kolam biasa yang buat belajar juga ada, pokoknya komplit banget deh.


Selain wahana dan fasilitas yang lengkap, tak lupa juga nih ada foodcourt yang memanjakan lidah kita setelah lelah bermain, jadi hati senang perut kenyang. Nah buat yang udah penasaran, kegerahan dan segera pengen meluncur ke sana, alamatnya ada di Jl. Cemara Raya Solo Baru Gedangan Grogol Sukoharjo Regency jam operasional weekday jam 8am-6pm, weekend jam 7am-6pm.



Jumat, 16 Oktober 2015

Traveling Nyaman Bawa ATM BRI

Thanks God Its Friday, saatnya membuat rencana untuk vacation di kala weekend segera tiba. Nah ngomongin tentang traveling lagi nih tapi gak kayak post-post sebelumnya yang mebahas tentang tempat wisatanya, sekarang kita bahas tentang apa nih yang crusial saat traveling selain menentukan destinasi, tiket, hotel, dan kira-kira oleh-oleh apa yang bisa dibawa pulang? Ada lagi yang paling penting, yaitu budgetingnya alias anggaran dana buat itu semua, yah walaupun kita mau backpakeran atau numpang sekalipun teteplah ya harus memikirkan budgeting monetarynya (halah).

Yang harus diperhatikan adalah kita jangan sampai over dalam menggunakan dana saat traveling, pastikan kita punya tabungan khusus untuk pengeluaran yang satu ini jangan sampai mengganggu pengeluaran harian apalagi sampai harus berhutang cuma gara-gara mau traveling mewah ala selebritis ntar yang ada pulang traveling gak bisa makan malah dikejar-kejar sama debt collector, gak mau kayak gitu kan. Jadi sesuaikan semua pengeluaran dengan budget yang ada, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang destinasi yang akan dikunjungi agar bisa memperkirakan dan mempersiapkan dananya.

Nah kalau udah tahu kira-kira dana yang dibutuhkan berapa gampang nih kita tinggal siapkan bawa uang tunai berapa, biar aman sih 50% dari anggaran aja, yang sisanya keep di ATM. Dikhawatirkan sewaktu-waktu kita mendapatkan musibah (misal kecopetan) tidak semua uang kita hilang, tinggal telpon call center bank penerbit ATM kita buat blokir ATM agar gak disalahgunakan. Sharing aja nih, gue seringnya menggunakan ATM BRI karena ATMnya tersebar luas di seluruh Indonesia, di pom bensin, di mini market, jadi nyaman menggunakan ATM ini. Selain itu bisa tarik tunai dari luar negeri juga dengan menggunakan ATM yang ada logo Mastercardnya.

Suka banget sama desain Man of Steel di ATMnya haha (duh jadi kayak marketing Bank BRI nih), haha enggak, ini kan hanya sekedar review, untuk kenyamanannya tergantung kepada pribadi masing-masing. Selain uang tunai dan ATM jangan lupa untuk mempersiapkan uang receh juga ya kalau-kalau nih banyak gepeng atau pungli yang ada di sekitar lokasi destinasi wisata, gak mau kan ngasih mereka uang yang gede, bisa rugi bandar kita coy. Okay segitu dulu deh infonya semoga bisa berguna ya dan selamat menikmati weekend.

Kamis, 10 September 2015

Pantai Sundak dan Surau Indah di sana

Semangat jalan-jalan travelers, okay lets talk about beach my favorite spot to going some vacation. Pantai yang sudah terkenal di Yogyakarta adalah deretan pantai di Kabupaten Gunung Kidul, nah salah satu yang akan kita bahas adalah Pantai Sundak. Sudah dua kali saya mengunjungi pantai tersebut, yang pertama adalah saat saya masih duduk di bangku kuliah bersama teman-teman kampus. Baru-baru ini saya mengunjungi pantai itu lagi bersama adik saya dan di sana saya bertemu dengan saudara saya yang ternyata sedang "mengintai". Ah sudahlah mari kita lupakan urusan orang lain hahaha.

Pantai Sundak tidak terlalu besar namun untuk sekarang penataan pantainya sudah bagus dan banyak warung-warung yang sudah menyediakan gubuk. Pantai yang indah ini mempunyai pasir yang putih dan batu-batu karang yang besar, beberapa di antaranya sudah cekung dan menampung air laut yang saat pasang sampai di bibir pantai hingga mirip mata air, kalau dalam bahasa Jawa disebut mbelik. Selain duduk di gubuk sambil menikmati kelapa muda, kita juga bisa menyewa tikar dan duduk lesehan di bawah rindangnya pohon-pohon di sekitar pantai sambil menikmati aneka olahan laut yang dijajakan oleh penjual di sana atau bisa juga bawa bekal dari rumah (biar irit).

Based on sejarah nama Sundak sendiri berasal dari asu (anjing) dan landak, diceritakan pada jaman dahulu keduanya terlibat dalam pertarungan dan dimenangkan oleh asu (anjing). Tiket masuk untuk pantai ini sangat murah bisa dibeli di TPR seharga sepuluh ribu rupiah bisa menikmati seluruh pantai di sepanjang pesisir Gunung Kidul. Pesan saya, karena batu karang di pantai ini cukup besar, harap berhati-hati apabila sedang berada di bawahnya. Ditakutkan karangnya sudah terabrasi sehingga bisa menyebabkan roboh seperti pada kasus Pantai Sadranan beberapa bulan yang lalu sehingga memakan korban jiwa.
 
 
Selain pantainya yang membuat saya tertarik adalah mushola yang ada di dekat pantai tersebut, bergaya Jawa klasik dengan bentuk joglo. Tidak seperti di pantai lain, mushola di pantai ini sangat bersih sehingga sangat nyaman ketika kita akan melaksanakan sholat di sana. Selain itu entah kenapa hanya di mushola ini airnya segar dan tawar, benar-benar sejuk. Begitu memasuki mushola ini akan sangat terasa tempat tersebut dipenuhi dengan doa dan nilai-nilai kesenia Jawa yang kental melekat pada arsitekturnya.

Salam

Jumat, 04 September 2015

Where's Next?

Hai hai, selamat menyambut weekend kembali, hari ini aku gak akan membahas tentang pekerjaan lagi deh. Ummm lagi pengen review kembali seputar perjalananku, mungkin ada banyak yang belum aku tulis, nah kalau misal mau kepo udah kemana aja bisa check di instagram atau facebookku ya. Sebenarnya aku tuh traveler pemula, awalnya aku adalah anak rumahan yang kalau libur cuma nonton film atau tiduran. Berawal sejak tahun 2012 di mana aku harus hijrah ke kota yang mempunyai menara kembar, yups Kuala Lumpur, di sana aku bertemu dengan teman-teman yang setiap libur pasti ngajak jalan-jalan. Nah begitu kembali ke Indonesia, eh aku ketemu sama temen yang doyan meracuni aku jalan-jalan juga. Alhasil sudah beberapa negara dan propinsi di Indonesia ini yang sudah kami kunjungi bersama.


Untuk tahun 2015 sampai dengan bulan Agustus aku udah mengunjungi 7 propinsi di Indonesia. Memang tidak mudah untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut jadi kira-kira setiap bulan jatahnya satu kali keluar kota gitu kali ya haha, dan harus bisa ambil cuti juga? Eits tunggu dulu, sama sekali tidak, aku gak ngambil cuti karena liburnya kan 2 hari weekend jadi bisa dimanfaatkan untuk keluar kota donk. Yang menjadi masalah bukan lagi waktu yang terbatas, tapi dana yang terbatas, gak munafik guys jalan-jalan butuh modal juga. Banyak temen-temen aku yang gak mau diajak jalan-jalan karena memang pengen beli ini atau beli itu, yah kalau itu sih tergantung sama selera masing-masing kan ya. Tergantung kita ingin meprioritaskan yang mana.

Namun untuk jalan-jalan keluar negeri sampai dengan saat ini aku belom beli tiket lagi, belajar dari pengalaman waktu 2013 kemaren ke Singapore pas dollar lagi tinggi-tingginya, nah sekarang juga dollar lagi bikin kalkulator semua insan keuangan nge-hank. Jadi lebih baik aku kalem dulu aja lah ya, jalan-jalannya ke area Daerah Istimewa Yogyakarta dulu aja, lha wong belom katam juga ko dengan tempat wisata di kota sendiri, harus lebih banyak digali lagi donk.

Yah semoga saja dollar segera bersahabat sehingga bisa jalan-jalan ke luar negeri dengan nyaman dan keuangan di Indonesia semakain stabil, perekonomian juga bisa tumbuh. Sebenernya pengen banget jalan-jalan ke Turki, tapi ya walaupun bisa beli tiket, ntar di sana aku makan apa donk kalau gak punya sangu. Belom lagi temen-temen yang malakin oleh-oleh begitunya pulang ke Indonesia. Sooner or later travelling overseas again, where's next?

Jumat, 14 Agustus 2015

Bandung Soon

Hi guys,

Bagaimana kabar kalian? Lagi pada sibuk persiapan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 ya? Semoga dengan bertambahnya umur Republik Indonesia ini bertambah pula kesejahteraan, persatuan, dan perdamaian rakyatnya. Nah kalau ngomongin tentang Kemerdekaan Republik Indonesia pastilah pikiran kita bakal teringat pada peristiwa-peristiwa heroik yang terjadi pada saat merebut kemerdekaan bangsa ini. Tidak hanya berhenti di situ saja, karena kita tahu setelah kemerdekaan diproklamirkan pun masih ada beberapa negara yang mencoba menjajah Indonesia kembali sehingga memicu Perang Kemerdekaan (1945-1949). Salah satunya adalah Belanda, Belanda mencoba untuk menjajah Indonesia kembali dan peristiwa menghebohkan yang saya ingat dari pelajaran sejarah saat sekolah adalah Bandung Lautan Api.

Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung pada tanggal 23 Maret 1946. Hal tersebut dilakukan karena untuk mencegah tentara Sekutu dan NICA Belanda untuk dapat menempati kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia. Belanda memberikan ultimatum kepada para penduduk agar mengosongkan wilayah tersebut, namun ultimatum tersebut tidak diindahkan, kemudian pada tanggal 23 Maret 1946 Belanda mengulangi ultimatumnya. Akhirnya atas instruksi dari pemerintah RI di Jakarta, para pejuang mau meninggalkan kotanya walau dengan berat hati.  Namun sebelum meninggalkan kota tersebut, terlebih dahulu para pejuang menyerang ke arah sekutu dan membumi hanguskan Bandung wilayah selatan.

Begitulah sedikit kilas balik peristiwa yang terjadi setelah kemerdekaan (sambil nyontek buku sejarah), eh ngomong-ngomong soal Bandung, sepertinya dalam waktu dekat ini saya bersama travelmate saya, Arul a.k.a Kurniawan Bakhrul Saputra bakalan mengunjungi kota ini. Sudah lama sekali sahabat saya ini mengajak saya untuk berkunjung dan wisata kuliner di Kota Kembang ini. Sudah berburu tiket juga namun karena kesibukan kita jadi masih belum menemukan jadwal yang pas.

Semoga kami segera bisa mendapatkan waktu yang sama-sama bisa libur bareng jadi bisa segera mengunjungi kota Bandung. Rencana sih menggunakan kereta api agar lebih ekonimis, jadi kami bisa menghemat budget untuk jalan-jalan, mencicipi wisata kuliner, berbelanja, dan tak lupa napak tilas di sana sambil belajar kebudayaan dan kearifan lokal warga Bandung.
 Tarif Kereta Jogja-Bandung
Buat teman-teman yang di Bandung atau ada rencana mau ke Bandung mungkin bisa bantu kalau kami nyasar ya hahaha.
Salam Merdeka!

Kamis, 30 Juli 2015

Ocean is calling, Pantai Krakal

Hello visitors, salam weekend, udah punya planning ke mana buat weekend besok? Nih aku mau share tentang salah satu pantai yang mungkin bisa jadi inspirasi kalian semua. Pantai yang terletak di daerah Gunung Kidul ini termasuk dalam 5 pantai yang wajib dikunjungi apabila ke Pulau Jawa, nama pantai tersebut adalah Pantai Krakal. Sebenarnya banyak sekali pantai indah di Gunung Kidul yang bisa jadi pilihan liburan, namun salah satu pantai favorit saya adalah Pantai Krakal. Pantai Krakal sendiri mempunyai beberapa spot surfing tersembunyi yang menantang, karena memang ombaknya lumayan besar di sana. Garis Pantai Krakal yang landai dan bertabur dengan pasir putih serta memiliki hempasan ombak yang jernih ditambah tebing karang yang menghiasi sekitarnya, disempurnakan dengan langit biru yang cerah berawan putih membuat Pantai Krakal bak lukisan alam karya Sang Maha Pencipta yang sangat luar biasa indah.
Di Pantai ini terdapat ikan kepe-kepe atau butterflyfish dengan bergaris-garis biru tua dan biru muda, ikan damselfish berwarna kuning dengan aksennya berwarna biru di punggung, serta terdapat sekelompok ikan kecil yang berwarna biru terang sedang berenang di antara bebatuan. Sayang sekali waktu saya mencoba menangkap ikan di sana (halah kayak nelayan aja) maksudnya menangkap ikan dengan bantuan ember dan jaring kecil atau kadang-kadang pakai tangan kosong, tidak satupun ikan yang didapatkan. Justru anak-anak kecil malah dapet ikan di sana, mungkin ikannya suka sama anak kecil kali ya haha.
Selain surfing atau bermain air di sekitar pantai, kita juga bisa berjalan-jalan di sepanjang pantai yang pasir putihnya sangat indah itu. Tapi jangan lupa pakai alas kaki ya karena batu karang di sekitar bibir pantai banyak sekali, aku khawatir kalau kalian ntar kenapa-napa (eh). Terlihat beberapa penduduk sekitar yang sedang asyik berenang di laut dangkal untuk mencari umbal, umbal adalah hewan laut kecil yang hidup di bebatuan, biasanya diolah menjadi rempeyek, rasanya gurih.

Duh pokoknya indah dan eksotik banget pantai krakal ini, ombaknya juga cocok buat kalian yang mau surfing. Tempatnya agak tersembunyi, harus berjalan dulu, bisa tanya-tanya sama penduduk sekitar di mana tempat yang cocok untuk surfing tersebut, karena tidak seperti di Bali, surfing bukanlah olahraga yang populer di Jogja. Nah silahkan buat yang penasaran besok weekend bisa langsung berkunjung ke sana, tenang saja akses jalannya sangat mudah ko bisa ditempuh dengan mobil atau motor. Jangan lupa persiapkan semuanya dengan baik agar tidak terjadi habatan dan jangan lupa berdoa sebelum berangkat.

Have a nice weekend!

Rabu, 29 Juli 2015

Kuda-Kudaan Plastik, Teman Bermain Anak

Salam,
Agak gak nyambung mungkin ya dengan tema blog ini yang membahas tentang traveling, tapi gakpapa deh karena siapa tau bermanfaat juga. Berkisah tentang liburannya Melinda (Maheza Nurcahyo) ke daerah Banyumasan, di sana dia mempunyai anak angkat yang masih balita dan sangat lucu sekali. Yang membuat saya tertarik adalah mainan berupa kuda-kudaan plastik yang mungkin bagi beberapa orangtua yang memiliki balita masa kini adalah biasa saja. Ya maklumlah bloggernya kan belum punya anak jadi gak tau perkembangan mainan anak jaman sekarang ya kaaan.

Jaman dahulu kala (halah), maksudnya jaman saya masih kecil (saya tinggal di desa, tegalan sih lebih tepatnya) belum ada mainan seperti ini, atau mungkin yang menyerupai seperti ini sebelumnya. Kalau ingin main kuda-kudaan ya ayah saya yang jadi kudanya kemudian saya dan adik saya naik ke punggung ayah saya kemudian ayah saya akan berlari-lari layaknya kuda yang sedang dipacu keliling ruangan. Jadi kalau ada mainan seperti ini saya jadi teringat ayah saya yang merelakan punggungnya untuk dinaikki anak-anaknya dalam arti sebenarnya, tidak hanya sebagai tulang punggung saja.

Begitulah rupa kuda-kudaan imut yang saya temukan, walaupun mungkin kuda ini gak bisa keliling ruangan (gak mungkin jalan sendiri kan ya) namun setidaknya bisa dinaiki dan menggantikan punggung ayah yang sedang bekerja sehingga tidak bisa menemani anaknya bermain. Selain mainan ini belum ada hal lain yang menarik yang saya temukan, karena ternyata anak-anak jaman sekarang selain jago bermain juga jago selfi dan utak-utik gadget. Ini yang kadang mebuat saya khawatir, ditakutkan anak-anak generasi penerus kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar namun malah banyak memusatkan perhatian pada gadget mereka.

Banyak permainan anak-anak kuno yang sarat akan makna filosofis, lagu-lagu yang maknanya sangat dalam namun dibawakan dengan ceria dan jenaka seperti yang diajarkan Sunan Kalijaga, sudah jarang sekali anak-anak kecil jaman sekarang yang tau. Padahal seharusnya kita lestarikan bukan? Pengalaman menonton salah satu show di Singapore, Song of the Sea, percakapan mereka dalam bahasa Inggris, namun salah satu lagu yang dinyanyikan adalah Anak Kambing Saya, bukankah itu lagu daerah kita? Mari kita renungkan bersama, selain mengikuti perkembangan jaman, kita harus ajarkan juga nilai-nilai moral untuk mencintai dan melestarikan budaya kita.

Selasa, 28 Juli 2015

Prosesi Pernikahan Adat Jawa, Midodareni


Selamat siang visitors lama tidak berjumpa, mohon maaf beberapa minggu ini vakum karena sibuk libur lebaran haha. Nah untuk pembahasan kita pada sesi kali ini adalah tentang pelajaran yang bisa kita ambil pada saat traveling, salah satunya adalah kebudayaan atau adat istiadat kearifan lokal. Berhubung setelah lebaran biasanya banyak sekali yang mantu, kita bahas tentang prosesi pernikahan ya. Pernikahan adat memang sangat menarik untuk disaksikan, apalagi bila yang ngunduh mantu itu adalah Raja, biasa kita sebut Royal Wedding dan menyedot perhatian publik dari berbagai kalangan bahkan turis mancanegara.

Tapi untuk kali ini saya tidak membahas tentang pernikahan Royal Wedding, yang akan saya bahas adalah tentang prosesi pernikahan adat yang sakral dan sarat dengan unsur seni yang filosofis. Berhubung saya orang Jogja jadi saya akan membahas tentang prosesi pernikahan adat Jogja, diantaranya adalah: nontoni, upacara lamaran, upacara tarub, nyantri, siraman, midodareni, langkahan (apabila pengantin menikah mendahului kakaknya yang belum menikah), ijab, dan panggih.

Sayangnya sampai dengan tulisan ini diturunkan bloggernya (saya) sendiri juga belum menikah, jadi saya akan membahas sebisa saya ya. Berbekal ilmu kepemudaan di organisasi Permadi dusun Jaban Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta, saya sering sekali membantu tetangga yang mengadakan hajatan mantu (biasanya kami rewang dan nyinom). Dari kegiatan tersebut saya belajar tentang prosesi pernikahan adat Jawa, yang paling membuat saya tertarik adalah prosesi Midodareni.

Midodareni berasal dari kata dasar widodari (Jawa) yang berarti bidadari yaitu putri dari surga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 sampai dengan jam 24.00 ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur. Saat akan melaksanakan midodaren ada petuah-petuah dan nasihat serta doa-doa dan harapan yang disimboliskan dengan:
  • Sepasang kembar mayang (dipasang di kamar pengantin)
  • Sepasang periuk yang diisi dengan bumbu pawon, biji-bijian, empon-empon dan dua helai bangun tulak untuk menutup periuk tadi
  • Sepasang kendi yang diisi air suci yang cucuknya ditutup dengan daun dadap srep ( tulang daun/ tangkai daun ), Mayang jambe (buah pinang), daun sirih yang dihias dengan kapur
  • Baki yang berisi potongan daun pandan, parutan kencur, laos, jeruk purut, minyak wangi, baki ini ditaruh dibawah tepat tidur supaya ruangan berbau wangi
  
Seperti ini suasana Midodareni (foto by: Maheza & Indra)
 
Sepertinya sekian dulu yang bisa saya tulis karena memang ilmu yang saya miliki baru sedikit dan belum berpengalaman. Esok kemudian hari apabila saya sudah Midodareni akan saya bagi lagi ilmu yang saya miliki. Tulisan kali ini saya dedikasikan untuk Mba Rheni Fitriani Rorah (teman sekamar saya selama 7 bulan) yang sebentar lagi akan menempuh hidup baru, semoga langgeng dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, Amin.

Rabu, 08 Juli 2015

Batu Caves, KL, Malaysia

Yellow guys, finally i can touch my blog again. Haha baiklah berdasarkan saran dan kritik dari para penggemar, eh maksudnya teman, katanya mereka tidak paham dengan postingan sebelumnya karena full pakai English dan request untuk kedepannya pakai bahasa Indonesia atau bahasa Jawa aja (lah?). Baiklah saya turuti saja yang penting mereka bahagia.
Yuk sekarang kita ngomongin jalan-jalannya, pertama yang deket dulu aja ya mari kita ke negara tetangga serumpun kita Malaysia. Tepatnya sekitar 13 km sebelah utara Kuala Lumpur terdapat sebuah bukit kapur, yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua, terletak di distrik Gombak, called Batu Caves.
Nama Batu Caves (Tamil: பத்து மலை) sendiri diambil dari nama Batu Sungai yang melewati bukit, dan merupakan nama desa di daerah tersebut. Gua ini adalah salah satu kuil Hindu di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Saat ini Batu Caves dijadikan titik fokus Hindu festival Thaipusam di Malaysia. Pada saat saya berkunjung ke sana pun banyak turis dari India yang jauh-jauh ke Batu Caves untuk berdoa.
Sungguh sulit untuk menggambarkan bagaimana megahnya tempat ini, patung Murugan setinggi 42.7 m tertinggi di dunia, dewa Hindu, terletak gagah menyambut. Dibelakangnya berjajar 272 anak tangga yang dibuat di bukit menuju ke kuil untuk persembahyangan.
Sesampainya di atas kita akan disambut oleh kera-kera suci yang banyak berkeliaran di pohon besar di tengah-tengah kuil. Ya harus hati-hati kalau misal kita bawa barang bawaan agar gak disabet sama monyet yang notabene usil itu ya.
Pengalaman berkunjung di tempat ini adalah banyak belajar tentang peribadatan masyarakat Hindu India yang masih sangat alami dengan unsur kembali ke alam. Berbeda dengan kuil-kuil di little India di beberapa negara yang dibangun di pusat kota.
Cara termudah untuk mencapai Batu Caves adalah dengan kereta dari KL Sentral, tapi bukan LRT ya juga bukan komuter, jadi harus cari dulu counter yang jual tiket ke Batu Caves, belinya bukan di vending machine. Biayanya 2 RM untuk satu kali jalan.
Tips bagi kalian yang mau berkunjung ke tempat ini adalah, bawa air putih yang banyak karena kita akan banyak mengeluarkan keringat pada saat menaiki tangga tersebut.

Jumat, 05 Juni 2015

Transportation along the road

Yellow guys, are you ready for adventure? Okay, before we going around we should make plan for what we'll do, where we'll go, with whom we'll go, when we'll go, which stuff we should take and how we'll go. Because a good traveler has to prepare everything as well before they go and make plan A, plan B, plan C, search as much as you got information about places that you'll visit. Prepare your tickest and documents before you leave, learn about transportation there, can you reach that place by public transportation or you have to rent a motorcycle or car because some places cant reached by public transportation, depends tourism management who handled.
Especially in anti-mainstream places, mostly we cant reached that places by public transportation. Yeah, you know I'm the one who loved anti-mainstream places that give us more adrenaline adventure rush. And talking about transportation, if that place can reached by public transportation I prefer  take LRT or MRT. But if that place cant reached by public transportation I'll ride motorcycle because that's pretty exciting when you ride motorcycle and enjoy the view. Riding motorcycle give you more experience about place you'll go, you can learn society around there, their way of life, all the moment that you cant buy with all of money that you have, precious moment.
Okay, if you want to adventure by ride motorcycle also you should make sure your motorcycle is ready to go. Check all the machine, lamp, and everything are working because we should safety ridding, don't forget to take helm, jacket, shoes, rain coat, mask (to prevent from air pollution). Appropriate motorcycle type with place you'll go, when you'll go to mountain will ride different motorcycle type if you'll go to beach right? Learn where gasoline fuel charge available along the road. If you don't know anything about motorcycle machine you can go to mechanic and give service for your motorcycle, like picture below. Actually that picture is not my motorcycle, I took that picture when I was went service my motorcycle.
For you information I can ride any types of motorcycle, 4 stroke, 2 stroke, trail, and my favorite is automatic, in Indonesia known matic. Mio J is from Yamaha manufactured that always accompany wherever I go, my close friend that bring around places I went. Monthly always bring my motorcycle to mechanic and got service then I can ridding safety and nicely. That's my tips for this time, follow my blog and you'll got more tips for adventure more.

Kamis, 28 Mei 2015

Flashlight Jessie J

Dear visitors, thanks for following my blog, are you ready for traveling around the world? Oww before we go for traveling lets we talk about my favorite song first, song that always play on my list. That is Jessie J's new song from original soundtrack of Pitch Perfect 2, called: Flashlight, trust me this song is really romantic. Here is the lyrics of that song:

Jessie J-Flashlight

When tomorrow comes
I'll be on my own
Feeling frightened of
The things that I don't know
When tomorrow comes
Tomorrow comes
Tomorrow comes

And though the road is long
I look up to the sky
In the dark I found, I stop and I won’t fly
And I sing along, I sing along, then I sing along

I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light

I see the shadows long beneath the mountain top
I'm not the afraid when the rain won't stop
Cause you light the way
You light the way, you light the way

I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight

You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light

How is that? Imagine, listen and sing this song while traveling with somebody you love, hmmm heavenly moment.

Minggu, 04 Agustus 2013

Start my journey from the Beginning



Hi guys, thanks for visiting my page, this blog is all about my journey around places that I have visited. First of all let me introduce my self, my name is Rika Nofiani and you are can call me Rika. I love travelling, especially at Yogyakarta one of special district at Indonesia, a lot of tourism places available to visit there. Yogyakarta known as tourism city, student city, culture city, and Gudeg city, Gudeg is traditional food that really famous there.