Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Oktober 2015

Dixie Easy Dining, Tempat Nongkrong Asik

Selamat hari Senin, duh udah lama banget ya gak nulis lagi jadi kangen, soalnya kemaren sibuk awal bulan. Emm udah pada jalan-jalan ke mana aja kalian? Review terakhir kemaren tentang wisata belanja ya, baiklah sekarang kita bahas wisata kuliner lagi, hayo pasti pada demen kan. Ini nih aku perkenalkan tempat yang cocok buat nongkrong asik bareng temen-temen kamu, lokasinya di Jl. Gejayan No. 40B, Dixie Easy Dining. Saran aku sih, kalian dateng sore jam 5an gitu, terus cari tempatnya di lantai 2 yang smoking area, hmm nanti bakalan bisa melihat langit sore yang indah lho. Buat yang muslim jangan khawatir mepet sama sholat maghrib, karena kalian bisa sholat di mushola.

Begitu memasuki tempat ini kalian pasti bakalan langsung betah, interiornya bagus banget dan bikin nyaman. Cocok untuk bersantai ria bersama keluarga, sahabat, teman kantor, atau sekedar untuk menggalau sendiri (halah). Nah kalau udah masuk, terus pilih tempat duduk, trus duduk, lalu apa yang akan kita lakukan? Menyapu? Oh tidak, tidak, tidak, bukan itu jawabannya, selanjutnya adalah kita memesan makanan dan minumannya. Buat yang baru pertama kali datang ke sini bakal membutuhkan waktu lama untuk menentukan pilihan mau pesan apa, trust me, menunya banyak banget dan beragam semuanya juga kelihatan enak banget, mulai dari menu western kayak aneka macam pasta, steak, ravioli, ah banyak deh sampe lupa, ada juga menu nusantara ada soto, ayam taliwang, dan masih banyak lagi, eh ada juga lho menu orientalnya, belum lagi ditambah menu dessert dan appetizer yang juga bakal bikin bingung menentukan pilihan.

Nah menu favorit aku di sini adalah mac n cheese, jadi itu baked pasta yang disajikan pake kuali (hah) ah maksudnya gerabah haha. Trus sensasi kejunya itu, hmmm perfecto suka banget deh pokoknya, buat yang makannya dikit kayak aku lebih baik jangan pesen yang large biar gak mubazir. Lanjut ke minuman, kalau favorit aku adalah kopi wedang susu, jadi perpaduan anatara kopi, wedang, dan juga susu, disajikan hangat, makin menambah hangat suasana.

Ada lagi satu menu, tapi aku lupa namanya, penampakannya kayak gambar di bawah ini, kayak fish and chips gitu. Baru sekali sih pesen dan rasanya endul banget alias endes alias enak, dagingnya juicy itu yang aku suka, pokoknya recommended.

Biar kalian gak tambah penasaran silahkan langsung nyobain ke sana, tapi jangan kecewa ya kalau misal nunggu makanannya lama, kan pelanggannya banyak, jadi harap sabar.

Kamis, 06 Agustus 2015

Semangka dan Hotel Sheraton Yogyakarta

Dear visitors,

Terimakasih sudah setia mengikuti blog saya yang memang masih belum banyak postnya karena memang sedang merintis sih, masih harus banyak belajar dari para senior. Tapi saya akan berusaha membuat blog ini lebih seru yang mungkin bisa menginspirasi kalian semua (kalau ada waktu ya haha). Baiklah cerita kali ini adalah tentang acara yang saya hadiri yang diadakan oleh Kemetrian Komunikasi dan Informatika, meeting Evaluasi Tahunan Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi di Hotel Sheraton Yogyakarta beberapa hari yang lalu. Eits tapi kita gak bahas meetingnya apa ya, masalah kerjaan gak usah dibawa-bawa ke blog haha. Yang mau saya bahas adalah tentang makanannya (halah).

Dimulai dengan pagi ketika kami tiba di Hotel Sheraton Yogyakarta, kami langsung disuguhi coffee break yang menu diantaranya adalah, teh, kopi, cake mouse, kueku, nagasari, kacang, semar mendem, dan curry puff alias pastel. Emmm saya mencoba kopi, cake mouse, semar mendem, dan curry puff (sarapannya banyak juga ya), semuanya enak. Kalau untuk menu yang lain saya belum sempat mengicipi karena terbatasnya waktu sehingga harus segera memasuki ruang meeting di Adipati Meeting Room lantai 5 Hotel Sheraton Yogyakarta.

Nah singkat cerita, setelah meeting selesei kami makan siang di lantai 1, eh sebentar saya ulas tentang arsitektur di Hotel Sheraton ini sedikit ya. Bangunannya sangat agung dan megah, dan begitu kita di lobby jangan harap itu ground floor, itu adalah di lantai 7, di sini uniknya, kalau biasanya di hotel lain lobby itu di ground floor. Sedangkan kalau kita mau ke kamar atau ke meeting room kita harus turun menggunakan lift. Interior dan eksteriornya sangat berkelas dan jujur saya akui, ini baru pertama kalinya saya ke Hotel Sheraton ini (biasanya saya mah kelas hotel backpaker aja udah seneng).

Menuju ke buffet makan siang, hmm yang menjadi menu favorit saya dan buah favorit saya ada di sana, yup semangka. Tanpa tedeng aling-aling saya langsung makan siang kemudian dilanjut dengan menu makanan pencuci mulutnya semangka. Oh sungguh enak sekali semangka yang disediakan oleh Hotel Sheraton ini, ada semangka merah dan semangka kuning, semuanya fresh, se-fresh senyum mbak2 dan mas2 yang jaga di ruangan tersebut haha. 
 
Pokoknya pengalaman di Hotel Sheraton seru banget, makanannya enak2 (gratis lagi), semoga next time diundang ke hotel ini lagi.


Kamis, 09 Juli 2015

Menikmati Durian Medan di Negeri Orang

Hai hai, gimana postingan jalan-jalan perdananya? Okay next kita ngomongin masalah makanan yuk ah, masih berada di Malaysia (mantan TKI sepertinya) kita ke Kampung Indonesia (karena masa itu saya sangat merindukan berbicara dalam bahasa Indonesia) yang bernama Chow Kit. Sejujurnya saya kalau berbelanja di daerah ini (nah kan ketahuan kalau TKI), baik itu keperluan sehari-hari, bahan makanan, dan barang-barang Indonesia yang tidak dijual di kedai runcit Malaysia bisa ditemukan di sini.

Kala itu saya berdua dengan teman saya yang bernama Panji, sama-sama dari Jogja, rencananya kita mau beli bahan makanan untuk persiapan lebaran karena kami berencana membuat pesta kecil-kecilan mengundang teman-teman baik itu penduduk Malay atau foreigner untuk mencicipi makanan khas Indonesia. Nah setelah kita selesei berbelanja beras, ayam, ketupat plastik (di sana kami tidak menemukan ketupat janur), bumbu pawon (eh), buah, dan segala rupa kue lebaran, kami berjalan-jalan sebentar di area buah durian yang kala itu memang sedang musim di sana.

Tak menyangka kami menemukan durian Medan, padahal kalau di Jogja saya pribadi jarang makan durian Medan karena memang harganya mahal. Lebih mengagetkan lagi karena durian tersebut sangat murah kalau dibandingkan beli di Indonesia yaitu 3 for 10 RM, artinya hanya dengan 10 RM kita bisa mendapatkan 3 buah durian.

Nah temen saya yang namanya Panji ini memang orangnya pinter nawar, dengan harga yang menurut saya sudah murah itu masih ditawar sama dia (walah Nji). Akhirnya kami mendapatkan 4 durian untuk 10 RM. Pada saat kami sedang menikmati durian (pada saat itu sudah buka puasa) kami bercakap-cakap dalam bahasa Jawa, eh ternyata yang jual orang Jawa juga, alhasil kami dapat gratis 1 durian lagi ( ya Salaaam). FYI, kami makan 3 durian di tempat, dan 2 durian kami bawa pulang ke kondo.

Sampai di kondo, sudah pucing pala belbi, durian tadi memang sangat berbeda dengan yang sering saya makan di Jogja. Jauuuh lebih enak, kandungan alkoholnya juga lebih banyak, lebih manis, lebih wangi, dan yang pasti lebih murah. Entahlah saya juga bingung kenapa durian Medan malah lebih murah di Malaysia daripada di Jogja ya haha. Sekian dulu ulasannya, oh iya bagi kalian yang ingin berkunjung ke Chow Kit, dari KL Sentral bisa naik monorail tinggal beli tiket di vending mechine.